TRENDING NOW

Portal berita akurat cepat dan terpercaya, Menyanyikan berita dari berbagai daerah di Indonesia, serta manca negara,
Portalbuana.com, PADANG – Naskah para peserta Sayembara Cerpen dan Puisi Rakyat Sumbar Tingkat Nasional 2017 yang diterima oleh Dewan Juri dari tanggal 1 April – 31 Agustus 2017, telah diakurasi. Secara resmi, pada hari Kamis 21 September 2017, para pemuncaknya ditetapkan.

Cerita pendek yang disajikan Muhamad Muckhlisin, mahasiswa STKIP Al-Bayan, Rangkabitung, Banten, serta puisi karya Abdul Warits, mahasiswa Institut Ilmu Keislaman Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep Madura, ditetapkan sebagai juara pada Sayembara Cerpen dan Puisi Rakyat Sumbar, 2017, bagi pelajar dan mahasiswa tingkat Nasional.

Selain menetapkan juara I, enam juri dari dua kategori lomba yang diusung Harian Umum Rakyat Sumbar, koran harian terbitan Bukittinggi, Sumbar, juga menetapkan juara II dan juara III, serta para nominasi. 

“Khusus juara tiga dan nominasi, jumlah pemenangnya berbeda,” kata Ketua Panitia Revdi Iwan Syahputra, yang juga pemimpin redaksi Harian Umum Rakyat Sumbar.

Pada tiap kategori ada tiga peserta yang ditetapkan sebagai juara III, sedangkan untuk nominasi juga berbeda. Ada lima nominasi cerpen dan 18 nominasi puisi, “juara satu hingga tiga memperoleh hadiah berupa uang tunai dan sertifikat,” tambah Revdi, sembari menyebutkan, khusus juara satu dan dua juga mendapatkan piala dan semua naskah pemenang dan nominasi akan dimuat di Harian Umum Rakyat Sumbar.

Sayembara mengangkat tema ‘Yuk, Kita Hijrah ke Syariah’, bertepatan dengan momentum tahun baru hijriah. Terhadap naskah yang diterima masuk, tiga juri puisi; Esha Tegar Putra, Syarifuddin Arifin dan Sulaiman Juned, memberikan catatan bahwa sebagian besar peserta terjebak dengan tema, sehingga memaksakan memasukkan kata-kata syariah. Puisinya rata-rata berupa doa, menggurui, perintah, imbauan dan pernyataan, pilihan diksi perlu ditingkatkan serta harus tetap memperhatikan bahwa puisi harus ada etika, estetika dan logika. 

“Tema tak terlalu mengikat, tapi peserta terlalu kaku dalam berbahasa. Tak ada kebaruan dari tafsir mereka terhadap tema,” kata mereka menjelaskan.

Sedangkan tiga juri cerpen; Yusrizal KW, Gus TF dan Muhammad Subhan menilai, tema yang diajukan diterjemahkan secara verbal oleh peserta sehingga mereka terjebak dan terbeban dengan tema. Padahal tema yang ditawarkan panitia intinya adalah memperbaiki prilaku yang keliru. Naskah mampu menyasar dengan mengangkat yang lebih substansi. Ada kualitas yang sangat bagus. Ada yang menampilkan cara bercerita sufi, tidak ada yang kebetulan. Perumpamaan berangkat dari pengalaman.

“Panitia akan menghubungi pemenang dari email panitia terlebih dahulu,” jelas Ope sembari menyebutkan, tidak ada biaya apa pun yang dibebankan kepada pemenang, nominasi dan peserta. Lebih detail dapat dilihat di dan diakses di akun fb Harian Umum Rakyat Sumbar di https://www.facebook.com/harian.rakyatsumbar  (M.Fadhli)
 
Portal berita akurat cepat dan terpercaya, Menyanyikan berita dari berbagai daerah di Indonesia, serta manca negara,
PortalBuana.com Sumut ( 20/09/2017 ) PATUMBAK,-  Fransisco Pakpahan ( 24 ) warga Jalan Selambo, harus mendekam di sel Polsek Patumbak usai berbelanja narkotika jenis sabu di Jalan Balai Desa Pasar XII Kecamatan Patumbak, Rabu (20/9/2017).

Informasi yang dihimpun, penangkapan tersebut berawal ketika petugas mendapat informasi dari masyarakat jika di lokasi tersebut kerap adanya transaksi narkoba. Berdasarkan informasi itu, petugas pun turun ke lokasi.

Setibanya, petugas bertemu dengan seorang pria dengan gelagat yang mencurigakan, petugas pun menghampirinya.

Ketika digeledah, petugas menemukan 1 bungkus plastik klip kecil berisikan sabu-sabu yang disimpan di dalam kantong celana tersangka.

Dihadapan petugas, tersangka mengaku jika barang haram tersebut baru saja dibelinya dari seorang pria yang tak dikenalnya.

“Baru ku beli itu pak, rencana mau ku gunakan sendiri,” ujarnya tersangka.

Kapolsek Patumbak, Kompol Afdhal Junaidi ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan tentang adanya penangkapan tersebut.

“Ya bang, berdasarkan informasi yang diterima kita berhasil meringkus tersangka dan saat ini masih diperiksa oleh petugas,” pungkasnya .(Riz)
Portal berita akurat cepat dan terpercaya, Menyanyikan berita dari berbagai daerah di Indonesia, serta manca negara,
PortalBuana.com Sumut (20/09/2017) Dalam kegiatan ini Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Agus Andrianto SH di dampingi Dir Pam Obvit, Dir reskrimsus, Kabid Keu dan Kabid Humas menerima audiensi dari Kepala OJK Regional 5 Sumbagut Lukdir Gultom, Dirketur pengawalan jasa keuangan Mulyanto, Deputi pengawasan LJK 2 dan perijinan Anton Purba, Deputi Direktur pengawasan LJK 1 Wahyu Mardiansyah bertempat di ruang kerja Wakapolda Sumut. 

Dalam audiensi ini  ketua OJK menyampaikan tujuan kedatangannya untuk memperkenalkan diri karena bapak Kapolda Sumut masih baru menjabat di Polda Sumatera Utara, 

Kemudian Ingin koordinasi dalam penanganan investasi bodong,  karena belakangan ini banyak investasi bodong. 
Contohnya : saat ini investasi bodong yang meresahkan adalah Swissindo yg pusatnya di cirebon.

Modus operandi mereka bilang punya uang 6,1 T dolar di 6 bank besar, dan mengaku punya sertifikat di BI Rp. 4500 T. Hal ini sudah dibantah oleh Bank Indonesia.
Mereka menjual voucher  seharga 20 ribu yg janjinya bisa ditukar di Bank mandiri 15 jt. Saat ini sudah tidak beroperasi, namun dibutuhkan koordinasi dengan Polda, untuk antisipasi kemungkinan beroperasi lagi. Sampai saat ini belum ada korban di Medan namun baru tahap mencari relawan.

Dilanjutkan dengan sambutan Wakapolda Sumut yang mengawali sambutan dengan mengucapkan selamat datang dan mohon maaf kepada Ketua OJK dan rombongan sudah  cukup lama menunggu.

"Terima kasih atas kehadiran bapak di Polda Sumut untuk bersilaturahmi.
Pengalaman  yg berkaitan dgn investasi bodong di Medan luar biasa..dulu pernah ada BMA, sehingga masyarakat tidak mudah tertarik" ucap Wakapolda Sumut

Wakapolda juga menyampaikan bahwa Polda Sumut siap bahu membahu dan terus bekerjasama baik dalam Satgas maupun dalam hal hal lain. Kegiatab audiensi di akhiri dengan foto bersama.(ilham)
Portal berita akurat cepat dan terpercaya, Menyanyikan berita dari berbagai daerah di Indonesia, serta manca negara,
Portalbuana.com, Riau, Blok Rokan Riau Darurat Limbah B3, DLH Provinsi dan DLH Kabupaten/Kota di Undang Rapat Ke KLHK . CPI(Chevron pasific Indonesia) di Duga abai dalam pengelolaan limbah tambang, dan terkesan tidak mau tahu atas kerugian dan dampak pada warga yg menjadi korban. CPI sepertinya tidak taat terhadap regulasi lingkungan hidup, Rabu (20/09).

Sebagai perusahaan multinasional sudah seharusnya CPI menerapkan aturan menjaga lingkungan hidup dan masyarakat sekitarnya, " kami warga yang ada disekitar operasi CPI menuntut agar seluruh areal yang terkontaminasi akibat limbah B3 untuk dibersihkan dan mengganti kerugian akibat dampak dari limbah tersebut, kami meminta pihak pemerintah untuk tidak meninjau ulang perpanjangan kontrak CPI"ujar iwan basri.

Di tambahkan lagi "Ada arogansi sepihak CPI dalam penanganan kasus limbah ini tanpa memperdulikan kerugian masyarakat dengan beralasan UU lingkungan hidup itu baru terbit tahun 1982" tutur Iwan Basri tokoh Pemuda Duri.

Pada tgl 17 Mei 2017 PT. CPI diberi Sangsi Administratif Paksa dari KLHK, Hal ini terjadi karena Blok Rokan banyak ditemukan tanah terkontaminasi limbah Migas.

Sampai berita ini di turunkan belum di konfirmasi kepada pihak dari PT.CPI.(AR)
Portal berita akurat cepat dan terpercaya, Menyanyikan berita dari berbagai daerah di Indonesia, serta manca negara,
PortalBuana.com Sumut (19/09/2017) Kedapatan mencuri sepeda motor Honda Vario warna Biru Nopol BB 5457 HQ milik Asyari Hidayat (23) di Jalan Sidomulyo Gg.Budi,Kel.Pulo Brayan Darat II Kec.Medan Timur.dimana seorang pelaku curanmor tanpa identitas tewas dihajar massa,Senin (18/9/2017).

Informasi yang dihimpun awak media ini dimana kejadian tersebut berawal ketika korban.yang sedang menonton TV mendengar suara seperti ada orang yang masuk kedalam rumah.

Alhasil akibat penasaran,lalu korban pun keluar rumah.sehingga korban pun terkejut melihat seorang pria tak dikenal.sedang mencongkel sepeda motor miliknya dengan menggunakan kunci T yang terparkir dihalaman rumah.

Tanpa pikir panjang sontak saja membuat korban berteriak “Maling…Maling…”.

Sehingga warga sekitar yang mendengar teriakan korban langsung mengejar tersangka yang saat itu berusaha untuk kabur.

Menurut keterangan dalam hitungan menit saja warga pun dapat berhasil meringkus tersangka.tanpa ada yang mengkomandoi warga yang tersulut api emosi sehingga beramai-ramai menghajar pelaku hingga kritis.

Berdasarkan keterangan Petugas Polsek Medan Timur yang mendapat informasi.langsung tiba dilokasi kejadian dan melarikan pelaku ke RS Bhayangkara.guna mendapat pertolongan medis.

Namun sayang setelah sempat menjalani perawatan intensif,dirumah sakit.akhirnya pria yang diperkirakan berusia 30 tahun itu pun menghembuskan nafas terakhirnya lantaran mengalami luka-luka disekujur tubuhnya.

Sementara itu Kapolsek Medan Timur Kompol Wilson Pasaribu melalui Kanit Reskrim Iptu Made Yoga Mahendra,Selasa (19/9).mengatakan ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan tentang adanya kejadian tersebut,terangnya.

Ditambahkan lagi bahwasanya tersangka sempat kita bawa ke rumah sakit.guna mendapat perawatan intensif namun sayang nyawanya tak dapat tertolong lagi,tandas yoga.

Saat ini pihaknya tengah mencari informasi baik tentang identitas maupun keluarga pelaku.

Dalam himbauannya bagi keluarga yang mengenalnya diharapkan segera mendatangi RS Bhayangkara,tuturnya .(ilham)